B Berita

img

Halal bi Halal ala Family Gathering

, Berita

Sebenarnya bukan salah Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustafa Kamal saja yang merasa salah kostum saat datang dalam acara Halal bi Halal ala Family Gathering yang digelar Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kota Palembang, Ahad (6/8) kemarin di Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS). Namun karena acaranya sendiri memang gabungan sedikitnya dua agenda, yaitu halal bi halal dan kumpul bareng keluarga besar PKS se-Palembang.


Panitia acara sebelumnya merancang kegiatan usai Ramadhan 1438 H, umumnya acara khas Indonesia Halal bi Halal ini dilakukan oleh masyarakat saat bulan Syawal atau sekitar Juli. Karena jadwalnya dimundurkan, maka format acaranya diubah sekalian Family Gathering.


Ia sendiri sangat setuju diselenggarakannya acara ini dan menganjurkan untuk sering-sering dilakukan, karena family antimainstream yang ditunjukkan oleh kelompok LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual, & Transgender) kian marak. Jadi perlu dipublikasi secara luas, begini lho, ketahanan keluarga yang dicontohkan oleh PKS. Apalagi belum lama ini Hari Anak Nasional (23 Juli) dan Hari Keluarga Nasional yang diperingati setiap tanggal 29 Juni.


“Kalau sering diadakan pertemuan semacam ini, siapa tahu anak-anak kita berjodoh? Ya, daripada ketemunya di Pasar 16, kan?” katanya.


Dalam kesempatan ini Ketua DPD PKS Kota Palembang Muhammad Ridwan menyampaikan hal serupa, “Kita tidak ingin karena kesibukan berdakwah malah melupakan anak, orang tua dan keluarga sendiri,” ungkapnya.


Tanpa banyak sambutan dan seremonial, acara ini membebaskan setiap keluarga untuk bersantai mulai dari pagi hingga menjelang siang. Tapi karena terbiasa mengikuti agenda rutin, sebagian peserta sudah duduk manis membentangkan alas duduk di area lokasi sejak pagi sebelum pukul 07.00.


Padahal di pinggir jalan halaman depan TPKS, Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKS Gandus masih melakukan senam PKS Nusantara hingga menjelang pukul 09.00. Acara sendiri rencananya akan dimulai pukul 08.00 tetapi Sekjen PKS Mustafa Kamal memiliki agenda serupa dengan keluarga besarnya di Plaju, bahkan istrinya jadi tak bisa ikut bersama.


Pukul 09.00 ternyata cuaca sangat cerah bahkan lapangan yang dipakai oleh peserta untuk duduk lesehan sudah mulai panas karena terik matahari. Anak-anak yang turut serta mulai bermain di wahana yang sedang dibangun oleh tim khusus, seperti bermain bola, panjat tali.


Tim di bawah tenda yang sebagian besar ibu-ibu mengumpulkan bekal yang dibawa oleh tiap peserta. Ada yang tak biasa, yang menyiapkan makanan kali ini justru peserta, dress code diganti dengan food code, peserta dari daerah pemilihan (dapil) tertentu membawa makanan berdasarkan dapil-nya. Yaitu, makanan manis, makanan asin, buah-buahan serta minuman dan semuanya dimakan bersama-sama. Jadi, tak banyak makanan yang mubazir, karena peserta sudah mengukur kebutuhan masing-masing.
Panitia juga membagikan beragam hadiah dari sponsor mulai dari sepeda anak, kompor, kipas angin, dan lainnya kepada peserta. Dari sekitar 200-an peserta yang mendaftar atau registrasi, jumlah yang hadir ternyata mencapai dua kali lipatnya.

PKS Palembang @pks_palembang

23 Rabi'ul Awal - Selasa (12/12) Maghrib 18:06 Isya 19:21 Subuh 04:24 Zuhur 11:57 Ashar 15:23 ↪ Palembang sekitarnya https://t.co/0cSCe6xFVx
22 Rabi'ul Awal - Senin (11/12) Maghrib 18:06 Isya 19:20 Subuh 04:24 Zuhur 11:56 Ashar 15:23 ↪ Palembang sekitarnya https://t.co/VUh3N3GOJ5