B Berita

img

Pengusaha Nasional Sambangi Palembang

, Berita

Pagi ini, Jumat (24/3) Presiden PKS H M Sohibul Iman, Ph.D berada di Palembang bukan dalam rangka konsolidasi menjelang pilkada serentak 2018 melainkan menjadi pembicara dalam Biz Camp Batch V Global Entrepreneur Professional (Genpro) di Hotel Aston. Karena ia juga menjabat sebagai Penasihat Genpro Pusat.
Oleh sebab itu kehadirannya tak banyak diketahui oleh kader PKS di Sumatera Selatan, Genpro sendiri adalah organisasi yang bergerak di bidang bisnis terutama bisnis syariah, karena jumlah pengusaha daerah masih terbilang sedikit, apalagi yang memiliki visi dan misi sama.
Sebelum pukul 08.00 dua peserta Isra dan Yanuar dari Bukittinggi, Sumatera Barat, terdampar di Sekretariat Dewan Pengurus Daerah PKS Kota Palembang. Mereka berangkat menggunakan bis, dan dijemput dua rekan menggunakan motor.
Usai mandi, mereka bersiap ke Hotel Aston menjelang pukul 09.00, jarak dari DPD di Jalan Letnan Murod hanya sekitar 10 menit jika tak macet.
Sesampai di lobby, panitia sibuk meregistrasi peserta, ada stand bazar berjejer memenuhi ruang menuju aula, mulai dari jualan pempek, buku, baju dan lain sebagainya.
Moderator  Fitra Jaya Saleh menyampaikan sekilas kondisi perekonomian negeri kepada seluruh peserta yang datang dari berbagai provinsi di Indonesia.
Dilanjutkan presidential lecture oleh Presiden PKS yang berbicara mengenai persaingan di dunia bisnis.
Sejak krisis tahun 1998, Indonesia masih terpuruk hingga saat ini, seperti industri tekstil. Tantangan kita adalah bagaimana untuk mengarah ke bidang produktif. Islamic fashion itu suatu potensi diantara kelesuan industri tekstil. Negara lain mulai mendominasi, sedangkan kita masih bisa eksis saja sudah syukur.
Di negeri ini terasa lamban dalam menguasai teknologi, tak usah muluk-muluk, seperti satelit militer yang bisa detil menjangkau seluruh pelosok dunia. Untuk urusan angkutan daring (online) saja, kita mesti ribut, rusuh saling demo hingga merugikan penumpang hingga diri sendiri.
Tak usah masalah luar negeri, antar sesama kita saja, tidak sedikit gesekkan yang timbul, mulai dari profesionalisme hingga transparansi, “Jangan sampai sesama kita nggak profesional, eh sama orang lain, kok bagus?” katanya.
Ia mengajak pengusaha untuk berbisnis sebesar mungkin, sehingga bisa memberikan infak dalam jumlah luar biasa pula. Semakin mandiri, maka semakin independen dari tekanan siapa pun, ungkapnya.

 

More Related Stories

PKS Palembang @pks_palembang

23 Rabi'ul Awal - Selasa (12/12) Maghrib 18:06 Isya 19:21 Subuh 04:24 Zuhur 11:57 Ashar 15:23 ↪ Palembang sekitarnya https://t.co/0cSCe6xFVx
22 Rabi'ul Awal - Senin (11/12) Maghrib 18:06 Isya 19:20 Subuh 04:24 Zuhur 11:56 Ashar 15:23 ↪ Palembang sekitarnya https://t.co/VUh3N3GOJ5